Step by Step Pelaporan Keberlanjutan GRI 2021, materi dalam bentuk Aplikasi Guidance Pelaporan Standards GRI

course

Training Standards GRI  2021 ( GRI Standards training 2021) ini membantu perusahaan melaporkan dampak dan tanggung jawab dengan penyajian yang konsisten dan kredibel, memungkinkan dilakukan  komparabilitas global terhadap kualitas informasi  dampak dan pengeolaannya. 

Pelatihan pelaporan berkelanjutan standards  GRI mengupas perubahan signifikan pada GRI 2021, yakni penkanan pada cara penyajian dampak signifikan dan pengelolaannya. Dampak tersebut tentunya terhadap ekonomi, lingkungan, dan manusia, termasuk dampak pada hak asasi manusia. Perubahan ini bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pada pelaksanaan tanggung jawab perusahaan dampak perusahaannya.  

Perubahan pada GRI 2021 dari standard sebelumnya cukup banyak, bahkan untuk pendekatan perumusan topik material dan manajemen pengelolan topik perubahan ini adalah lompatan 

GRI-2021.jpg

Kenapa-Pelatihan-ini-penting.jpg

Laporan Berkelanjutan memberikan informasi mengenai kualitas tatakelola tanggung jawab sosial perusahaan serta respon perusahaan terhadap perubahan kondisi lingkugan bisnis terkait dengan isu isu lingkungan.

Laporan yang berkualitas, lengkap, jelas, akurat dan mudah dipahami penting bagi stakeholder, membantu mereka dalam pembuatan keputusan yang rasional, terutama keputusan bisnis oleh investor, suplier, kreditur, pasar serta informasi dasar untuk keputusan kebijakan oleh regulator.

Perubahan standar pelaporan keberlanjutan yang cukup siginifikan yakni harmonisasi GRI dengan ISO 26000 SR. Perubahan ini mengharuskan perusahaan melakukan penyesuaian pendekatan dan metoda penyusunan laporan agar tetap memenuhi syarat wajib sebagai laporan berkualitas.

Perubahan perubahan mendasar telah dilakukan GRI diantaranya pada aspek pendekatan penetapan topik material dan pendekatan manajemen, pengelolaan resiko dan prinsip kehatihatian menjadi pengungkapan lebih tajam pada dampak perusahaan dan pengelolaan dampak, pengungkapan tatakelola yang lebih ringkas tetapi menuntut ketajaman informasi yang lebih baik.

Melalui pelatihan ini perusahaan dapat memastikan Laporan keberlanjutan sebagai jendela transpransi sangat penting dalam membangun kepercayaan stakeholders’ sesuai dengan rujukan GRI terbaru, dan makin efektif meningkatkan reputasi perusahaan dalam rangka mendapatkan dukungan positif dari stakeholders.

Apa-yang-membuat-pelatihan-ini-istimewa.jpg

Selama mengikuti pelatihan ini peserta akan menggunakan aplikasi tuntunan laporan keberlanjutan yang merujuk pada GRI 2021, SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 dan Praktek baik Sustainability.

Dengan aplikasi tersebut maka:

  • Pelatihan dilakukan dengan pendekatan simulasi yang spesifik pada masing masing individual perusahaan. GRI 2021 menuntut perusahaan untuk meninjau kembali topik meterial yang pernah mereka laporkan
  • Materi training dibagikan melalui aplikasi web dan peserta akan mendapatkan update sepanjang tahun setelah mengikuti pelatihan

Materi dalam bentuk aplikasi tersebut berbentuk simulasi yang bisa digunakan sebagai tuntunan praktis penyusunan Laporan keberlanjutan dengan  berbagai alternatif skenario laporan perusahaan (seperti gambah d .

Materi juga sangat menuntun pemenuhan berbagai aspek laporan yang relevan dan spesifik sesuai dengan perusahaan. Dilengkapi dengan ilustrasi dan kerangka logis cara penyusunan laporan 

Training ini juga memberikan mengulas hubungan GRI dengan ISO 26000 SR, karena pemahaman akan ISO 26000 akan sangat menentukan bagaiamana anda merumuskan ulang topik material dengan baik.

Materi-pelatihan.jpg

Pelatihan ini akan membantu peserta menyajikan Laporan Berkelanjutan yang berkualitas berbasis GRI 2021 dan POJK Nomor 29/POJK.04/2016 yang didetailkan melalui SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021.

Materi pelatihan ini merujuk pada pemenuhan regulasi dan paraktek baik Laporan tahunan yakni: 

  • Rujukan pelaporan keberlanjutan: GRI 2021
  • Rujukan regulasi yang berlaku di Indonesia
  • Praktek baik Sustainability dan ISO 26000 SR dalam perspektif pelaporan

Dengan bahasan:

  • Memahami GRI 2021 sebagai standar laporan dari tuntunan praktek baik CSR yang merujuk pada ISO 26000 SR
  • Step by step merumuskan topik material
  • Mendistribusikan penugasan pengumpulan data 
  • Memahami kriteria pelaporan GRI- 1, GRI- 2 dan GRI-3
  • Mengadopsi standar sektor
  • Menyusun laporan

Batches

Batch Date Online/Location Price (Rp) Status
GRI 2021-02 3-4 Aug 2022 5,500,000 Open
GRI 2021-01 20-21 Jul 2022 Hotel ANu 5,500,000 Open

Trainers

Nurdizal M. Rachman

img

Lahir di Bukittinggi, Pendidikan, Fisika ITB (1986-1991); Pernah bekerja di sektor industri manufaktur (1991-1997); Terlibat dalam berbagai kegiatan penelitian sosial-ekonomi-lingkungan (1998-2002)

  • Memberikan berbagai pelatihan PUKK/PKBL bertema sosial-ekonomi lingkungan pada BUMN (2002-2005)
  • Direktur PT Interdev Prakarsa Dari tahun 2007 sampai dengan 2014 Jakarta
  • Komisaris PT Interdev Prakarsa 2014 -2016
  • Direktur PT. Corebest Indonesia 2016 sampai sekarang.

Terlibat dalam berbagai kegiatan penyusunan blue print CSR, stakeholder engagement, berbagai perusahaan dari sektor bisnis ekstraktif, Jasa dan Industri  seperti Blue Print CSR Pertamina, BCA, PT. Kaltim Prima Coal (KPC), PJB, Bank BJB. 

Pelaksana Annual Report Award 2018 yang diselenggarakan oleh OJK, KNKG, Kementerian BUMN, BI, DJP, IAI dan IDX.

Register